Teknik Optimalisasi OFF-Page

Halo sobat Webhozz berjumpa lagi dengan saya, apakah kalian pernah mendengar atau mengetahui tentang yang dimaksud dengan Teknik Optimalisasi OFF-Page? kali ini saya ingin membahas artikel mengenai Teknik Optimalisasi OFF-Page dan bagaimana penulisannya. Tanpa berlama – lama lagi langsung aja yuk kita ke pembahasannya sobat Webhozz.

Teknik optimalisasi off-page adalah usaha mengoptimalkan dari luar halaman blog / website supaya mendapatkan posisi peringkat blog / website yang lebih bagus di search engine. Untuk SEO Off-Page ini, kalian hanya perlu melakukan link building. Kunci utama dari SEO terletak pada proses SEO Off-Page ini, serta bisa dibilang memiliki peran sampai 80%. Namun, jangan karena SEO Off-Page ini memiliki peran yang besar lalu kalian tidak melakukan SEO On-Page karena hasilnya juga tidak akan maksimal.

Ada tiga jenis link yang kalian harus pahami saat melakukan link building, yaitu :

  • Inbound Link, pengertian Inbound Link merupakan link yang datang dari website lain menuju website/blog milik kalian atau sering juga disebut sebagai backlink.
  • Outbound Link, Outbond link merupakan kebalikan dari Inbound Link, yaitu link yang keluar dari website kalian menuju website lain, tapi ada hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan Outbound Link ini, yaitu kalian harus memastikan bahwa website / blog yang diberi backlink dari web kalian adalah web / blog yang memiliki kredibilitas yang baik.
  • Internal Link, merupakan link yang menghubungkan tiap halaman web / blog kalian.

Berikut ini adalah beberapa tips konkret yang dapat kalian praktekkan untuk meningkatkan optimalisasi Off-Page dari blog / website kalian, yaitu :

  • Saat pertama kali melakukan Off-Page SEO, sebaiknya kalian mendaftarkan blog ke beberapa search engine yang terkenal misalnya :
  • Yang kedua adalah mendaftarkannya ke beberapa social bookmarking seperti Twitter, Facebook, dan sebagainya. Jika melakukan optimalisasi di Facebook, kalian gunakan widget-widget dari Facebook agar dapat ditampilkan dalam blog / website.
  • Melakukan pendaftaran di web direktori seperti DMOZ, blog directory, dan lain-lainnya.
  • Mendaftarkan blog ke media social seperti mybloglog, blogcatalog, dan sebagainya.
  • Memasang iklan di blog yang ber-Page Rank tinggi dan memiliki traffic yang besar. Tentunya kalian harus membayar untuk memasang iklan di sana, tapi hasil yang di dapat akan lumayan untuk mendatangkan pengunjung.
  • Memasang iklan ke beberapa iklan gratis atau iklan yang berbayar.
  • Melakukan pertukaran link dengan blog lain.
  • Memasang atau memasukkan artikel yang orisinal dan menariknya ke directory submit artikel seperti articles.com.
  • Memakai layanan Ping. Ping adalah sebuah layanan yang menggunakan search engine untuk mengetahui keberadaan blog dan mempublikasikannya. Melakukan Ping secara berkala adalah salah satu trik Off-Page SEO apalagi jika blog kalian berada pada hosting yang menggunakan IP Baru, tentu proses ini sangat penting agar search engine dapat mengenali blog kalian dengan lebih cepat. Layanan Ping yang cukup popular adalah PingOat, MyPageRank, PingOtmatic, atau layanan Google Ping Service.

 

Nah sobat Webhozz itulah pembahasan singkat mengenai Teknik Optimalisasi OFF-Page, apakah kini sobat Webhozz sudah mengerti yang dimaksud dengan Teknik Optimalisasi OFF-Page? Semoga pembahasan artikel ini dapat membantu sobat Webhozz semua dalam mempelajari Teknik Optimalisasi OFF-Page pada SEO, dan juga dapat menambah pengetahuan sobat Webhozz semua. Sampai berjumpa lagi pada pembahasan artikel-artikel lainnya yang tentunya lebih menarik lagi.